« October 2006 | Main | December 2006 »

Si pemilik pandangan

Ada yang memandangku…aku dapat merasakannya. Tatapan tajam namun hangat

Seakan-akan ingin membawaku pergi, entah kemana.

Aku tidak tahu dari mana pandangan itu berasal

Sekelilingku kosong dan hampa

Tapi pandangan itu terus mengikutiku, dan mengawasi setiap gerakanku

Apakan aku

kan

diculik olehnya?

Tapi siapa??

Apakah aku tidak pantas untuk mengenalnya?

Siapa sebenarnya si pemilik pandangan tajam namun hangat itu?

Pertemukan aku dengannya…

Dan harapanku…ia akan menculikku dan membawa ku pergi

Ke tempat terindah tuk memperoleh kebahagiaan abadi

Persimpangan jalan itu

Tuhan..

Seandainya aku bisa bertemu dengan-Mu lebih cepat

Seandainya aku bisa menemuimu dalam waktu yang dekat ini

Pastinya aku tidak akan bertemu dengan-Mu

Sebab kini aku berada sangat jauh dari jalan-Mu

Di persimpangan jalan itu, aku telah berbelok

Kini aku merasa amat jauh bila harus kembali ke persimpangan jalan itu

Dan menyusuri jalan panjang yang menuju rumah-Mu

Masih adakah waktu untukku Tuhan??

Waktu untuk ku gunakan agar dapat kembali ke persimpangan jalan itu

Dan memilih jalan-Mu lagi?

Aku merindukan-Mu ya Tuhanku

Dan aku sadar, jalanku kini, tidak akan mempertemukanku dengan-Mu kelak

Aku memohon untuk sedikit Kau beri waktu padaku

Kembali ke persimpangan jalan itu

Sampai tiba saatnya ku meninggalkan dunia fana

Aku telah berada di jalan-Mu menuju pintu rumah-Mu

Sebab satu yang ingin kugenapkan

Adalah kembali pada-Mu

dua kalimat telak untukku

seseorang yang kutahu dia menyayangiku dan peduli padaku berkata padaku...
dua kalimat yang memukulku sangat telak...aku hanya terdiam dan akhirnya menyadari apa yang selama ini kucoba untuk tidak menyadarinya...

tengah malam yang membuatku kembali ke kehidupan yang sebenarnya. dimana hidup diberlakukan begitu istimewa, sebab hanya punya sekali kesempatan dalam menjalani kehidupan ini.

"Lo mementingkan egomu sampai lo jadi bego...!!!!" mungkin dia berpikir, buat apa dia cape2 ngeladenin aku, beri nasehat, kalo ternyata selama ini yang ku duluin adalah ego yang buat aku jadi tersiksa....

"Satu yang kusesalkan dari kamu, kemana....kemana Onie yang dulu aku kenal...???" sesaat aku tidak dapat berkata apapun, dia dapat merasakan hilangnya diriku dari dunia ini...satu bentuk perhatian yang membuatku kembali bersemangat dan kembali ingin menantang dunia ini

Tenang bro...Onie yang dulu kamu kenal, sekarang udah kembali dan dia akan selalu ada untuk semua yang menyayanginya juga untuk mu...

Thanks all for ur best advise...i need it and you gave me when i asked...
u are the best bro...

Cinta tanpa syarat

Seseorang pernah memvonisku bahwa aku tidak memiliki cinta tanpa syarat kepadanya

Sebenarnya apa arti dari cinta tanpa syarat?
Cinta tanpa syarat kuartikan sebagai sesuatu yang tidak ingin menuntut
Ia tidak punya kuasa apapun sebab ia tidak memiliki syarat untuk ada
Ia tidak ingin memiliki, bahkan ia tidak ingin diketahui bahwa ia ada
Ia adalah hal tersuci yang pernah ada, sebab keberadaanya tidak akan membuat keributan
Ia bisa saja muncul disaat yang tidak tepat, sebab cinta tidak pernah memberi tahu kapan ia akan datang
Ia bisa saja datang pada orang yang tidak siap menerimanya
Tapi dia adalah cinta tanpa syarat…
Sehingga kapanpun ia datang, dan kepada siapapun ia tinggal
Ia tidak akan memberikan kesusahan dan kepedihan
Ia begitu suci dan tak bernoda 

Seseorang yang memvonisku berkata bahwa mungkin ia sedang mencintai seseorang
Dan cintanya tanpa syarat, demikian orang yang dimaksudkan juga mencintainya tanpa syarat
Tapi yang terjadi diluar konsep cinta tanpa syarat yang kupunya
Mengapa cinta tanpa syarat miliknya memberikan kepedihan yang terdalam di hatiku?
Apakah pengertian cinta tanpa syarat-nya berbeda denganku?

Cinta tanpa syarat tidak pernah ingin diketahui
Sebab ia tanpa syarat, tidak menuntut orang yang dicintainya tahu akan kehadiranya
Aku pernah mencintai orang tanpa syarat, dia bukanlah pacarku, sebab bila aku berpacaran, tentu saja aku memiliki banyak syarat dan tuntutan akan kualitas hubungan

Perasaan cinta terhadap pasangan amatlah berbeda dengan kehadiaran cinta tanpa syarat. Cinta pada pasangan memiliki rasa ingin dimiliki, ingin disayangi, ingin diperhatikan, ingin bersama. Sangat berbeda dengan cinta tanpa syarat yang tidak menginginkan semua itu, ia hanya hadir untuk diketahui oleh manusia yang merasakannya dengan segala kesuciannya tanpa menimbulkan konflik, sebab ia “tanpa syarat”

Orang-orang yang berpacaran tidak akan pernah merasakan cinta tanpa syarat, sebab…
Cinta tanpa syarat itu tidak mengikat dan tidak menuntut untuk mendapatkan orang yang dicintainya itu.
Kebahagiaan terindah cinta tanpa syarat adalah dapat melihat orang yang dicintainya bahagia tanpa harus dengannya.
Cinta tanpa syarat memerlukan lebih banyak pengorbanan perasaan

Itu menurut pemikiranku, jadi hati-hati dalam memvonis diri telah merasakan cinta tanpa syarat, bila ingin mendapatkan balasan dari orang yang dicintai itu

 

 

My Photo
Powered by Friendster Blogs

Photo Albums

June 2008

Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat
1 2 3 4 5 6 7
8 9 10 11 12 13 14
15 16 17 18 19 20 21
22 23 24 25 26 27 28
29 30          

Institusi & Organisasi